spacer
spacer search

elcom.umy.ac.id
E:LEARNING COMMUNITY

Search
spacer
Bergabunglah dengan komunitas e::learning, di masing-masing fakultas anda.. Ini adalah ajang untuk berbagi ilmu pengetahuan secara maya.. Berkolaborasi dengan rekan, mengirim kritik dan salam, mengirim tugas secara online bahkan janjian.. Laughing
 
header
Main Menu
Home
Warta
Articles
Search
Elearning FAQS
UmyAfiliates
SMUN 1 Teladan
SMUN 1 Imogiri
SMK Muh 2 Yogyakarta
SMAN 6
SMK 1 Pengasih
SMK Muh Semin
SMA Muh Bantul
Muallimin Muh
SMK Muh 1 Wates
SMKN Sewon
SMAN 1 Gamping
SMKN 1 Nglipar
SMA Muh 1 Wonosobo
SMAN 10 Yogyakarta
SMKN 1 Banjarnegara
SMAN 1 Purbalingga
SMAN 2 Purbalingga
SMA Piri Yogyakarta
SMA Muh Gombong
Mualimat Muh
U N A S
Elearning Pages
eLearning FAI
eLearning FE
eLearning FP
eLearning FH
eLearning Fisip
eLearning FT
eLearning FK
eLearning Pasca
eLearning UBL
eLearning PPB
Articles
Wrapper
Opsi tidak berjalan dengan semestinya. Browser anda tidak mendukung Inline Frames
 
Home

Selamat Datang di eLearning Community
Catatan tentang Tsunami Pangandaran
Articles - Sains and Technology
Kamis, 20 Juli 2006

 Berikut adalah catatan tepi dari gempa & tsunami yang terjadi diPantai Selatan Jawa (Pangandaran) 17 Juli 2006 lampau

Pangandaran 17 Juli 2006 Menurut USGS Gempa itu bersumber di laut kira-kira 80 miles (125 km) dari Bengkulu. Dengan kekuatan 5.3 Mw, dan kedalaman 20.7 Km. Gempa ini sangat kecil menimbulkan tsunami. Ketika sedang menuliskan ini sengaja ditambahkaninfo tentang gempa yg lain, namun kedua gempa ini tidak harus saling berhubungan karena keduanya dalam segmen yg berbeda.

 

Posisi Pukul 15:00 Ternyata ada dua yg jam 3 sore berpusat di sebelah selatan pulau Jawa dengan kekuatan 7.2 Mw. Kedalaman 48.6 km (30.2 miles), mungkin yang kedua ini yg lebih terasa di Jakarta.

menurut info USGS gempa susulannya berukuran 6.1 Mw.

 

 

 

 
Tanda tangan gempa
Articles - Sains and Technology
Selasa, 18 Juli 2006

Tentunya kita sudah tahu apa itu seismogram kan ?

Seismogram adalah sebuah rekaman gelombang yg ditangkap oleh seismometer. Sebenarnya ini sangat mudah dimengerti kalau kita melihat bahwa getaran yg dirasakan saat gempa adalah sebuah gelombang yg menjalar, ya gempa memang hanya gelombang yang menjalar namun gelombang ini memiliki kekuatan yang suangat buesar. Kalau anda mendengar dentuman speaker itu juga sama saja dengan gelombang gempa, hanya berbeda kekuatannya saja.

Kita juga tahu kan, kalau suara manusia itu juga gelombang seperti juga gempa. Nah tentunya anda dapat membedakan suara laki-laki dan suara perempuan, juga suara bencong kali ya … Nah suatu saat nanti bukan hal mustahil kita bisa melihat karakteristik gelombang untuk menentukan “siapa yg sedang bergoyang”.

Dibawah ini gambar perbedaan gelombang gempa akibat nuklir dan akibat gempa tektonik.

 

Seismic Signature

 

 Courtesy: Rovicky Dwi Putrohari

 
Memahami Tsunami di Pangandaran
Articles - Sains and Technology
Selasa, 18 Juli 2006
Gempa JawaAceh kebobolan dan sekali lagi Pangandaran pun sedikit lepas dari perhatian saat gempa dan tsunami lewat di sekitar pekarangan kita. Ibarat tamu tak diundang, gempa dan tsunami selalu datang tiba-tiba. Sampai sekarang, tidak seorang ahli pun yang terbukti mampu mendeteksi kedatangannya dengan tepat.
 

Ancaman tsunami di Pangandaran, Jawa Barat memang telah diprediksi jauh-jauh hari seperti halnya gempa dan tsunami seperti di Aceh atau gempa merusak di Yogyakarta. Namun, tidak dapat dipastikan dengan tepat kapan datangnya, bisa ratusan tahun, puluhan tahun, bahkan hitungan bulan dan hari.


 
Glung - Bleg, dan Danau Bantul di Jogja ! Benarkah?
Articles - Sains and Technology
Selasa, 18 Juli 2006
Sound wave Fenomena bunyi glung dan bleg yang terdengar di Imogiri ini emang aneh. Lah namanya juga Jogeja kalau ndak ada yg berbau mistik bukan berita lah yaw. Yang lucunya lagi bunyi ini katanya terdengar berbunyi glung sebelum gempa dan berbunyi bleg setelah gempa. Nah ini dia menurut seorang dosen di Jogeja, yg dilansir sebuah harian di Jogja, suara "glung" karena "growong" (ada lubang kosong), trus sekarang berbunyi bleg karena sudah terisi sewaktu gempa. Kayaknya sih nalarnya bagus kan ? Tapi ... Duh piye apa iya "warna suara" bunyi yg diucapkan dipakai sebagai bahan acuan ilmiah ya ? Lah wong suara "jago kluruk" saja beda-beda suaranya je. Coba tanya sama orang Sunda gimana bunyi jago berkokok ? "Kongkorongoook" !, trus ada yg bilang "Or ok ok ok !". Trus tanya bule yang sliweran lewat itu, "cock-a-doodle-doo" tanya aja gimana suara pistol "Bang ... Bang ... !". Ini membuktikan bahwa jenis suara yg ditirukan manusia suara tidak dapat dipakai secara ilmiah menjelaskan gejala alam dengan sederhana begitu. Iya ndak, sih ?
 
Keluarnya lumpur Sidoarjo
Articles - Sains and Technology
Selasa, 18 Juli 2006

Setelah sedikit-sedikit ada yang memberikan informasi-informasi tambahan, maka dapat diperkirakan dimana saja semburan itu berasal. Ada beberapa kemungkinan dan tentunya akan berbeda penanganannya.

Pintu underground blow out - Sumber keluar dari pinggir lubang lama yg sudah di-casing. - Sumber berasal dari lubang yg belum dicasing - Sumber keluar melalui patahan yg memotong sumur - Sumber tidak ada hubungannya dengan sumur BPJ-1 (Banjar Panji 1). Perlu dicatat, ini adalah perkiraan-perkiraan saja. Bukan berarti semua ini sudah benar. Ini hanya dugaan yg saat ini perlu dilakukan verifikasinya. Jangan salah baca bahwa ada 4 sumber kebocoran. Ini hanya kemungkinan, skali lagi kemungkinan ! Cara sains adalah dengan memberikan beberapa dugaan trus diuji satu-satu. Karena ini adalah tujuan menutupnya, maka dilakukan dengan cara yg temudah dahulu secara operasional.Dugaan yg pertama inilah yang saat ini sedang dilakukan pendeteksiannya yaitu dengan memasang geophone didalam lubang sumur. Geophone ini fungsinya sama dengan mikropon yang buat nyanyi karaoke itu tuh. Dengan alat ini akan diketahui dimana tempat yg "bising" yg diperkirakan tempat bocornya atau tempat mengalirnya lumpur. Sama dan sesederhana juga seperti pak dokter mendengarkan degup jantung juga, kan ?

 
Apa itu "undergroud blowout" ?
Articles - Sains and Technology
Jumat, 23 Juni 2006
Peristiwa yg terjadi di Sumur Banjarpanji-1 (BPJ-1) ini sangat memprihatinkan. Siapa saja sangat prihatin bahwa operasi pengeboran dengan niat baik untuk menambah pasokan energi ini mengalami musibah dan berubah menjadi bencana. Saat ini penelitian dilakukan oleh semua ahli di Indonesia, baik ahli kebumian, ahli konstruksi, ahli lingkungan, ahli sosial kemasyarakatan dll. Penelitian ini harus ditujukan sebagai suatu pembelajaran untuk lebih mengetahui apa yg terjadi dan apa yg harus dilakukan. Dan yang lebih penting bahwa penelitian ini bukanlah pengadilan. Bukan mencari salah siapa tetapi lebih banyak mengapa terjadi.

Dahulu ketika awal-awal eksplorasi minyak di bumi ini, kejadian sumur yang muncrat dengan minyak yg menyembur ke atas, merupakan kejadian yg mengasyikan dan tanda-tanda kesuksesan eksplorasi. Pada waktu itu kesadaran keselamatan dan lingkungan belum secanggih saat ini, sehingga ketika terjadi semburan mereka (para explorer) berfoto mengabadikan penemuannya.

blow outDisebelah ini Blow Out yang terjadi ketika memperoleh minyak di lapangan Spindletop tahun 1900. Sumur ini diperkirakan memuncratkan minyak 3 juta galon (lebih dari 12 000 meter kubik) atau sebesar 80 000 (BPH) Barrel oil setiap hari, sebuah angka produksi yg sangat sulit dijumpai saat ini. Bandingkan dengan lapangan minyak di Indonesia saat ini.
Tuh lihat ... mereka berjejer foto. Coba kalau sekarang mereka berfoto begitu ... waddduh pasti GreenPeace an WLHI akan marah-marah

Saat ini peristiwa muncratnya minyak harus dicegah karena alasan keselamatan serta lingkungan. Mulai saat munculnya kesadaran inilah, maka muncratnya minyak (fluida) dari dalam ketika melakukan pengeboran dianggap sebagai musibah atau kecelakaan operasi, karena tidak hanya minyak yg keluar namun juga air dari dalam bumi termasuk material batuan dapat ikut 'mecotot' keluar.
 
Ada apa dengan mud flow di Jawa Timur ini ?
Articles - Sains and Technology
Jumat, 23 Juni 2006

Mud flowBanyak yg bertanya-tanya apa sebenarnya terjadi, pada fenomena aliran lumpur panas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasi tepatnya adalah di drilling field PT Brantas Lapindo, sumur Banjar Panji 1. Saya mencoba menjelaskan apa yg terjadi (bukan penyebab bisa terjadi) berdasarkan atas data-data yg diketemukan dari Mailist serta publikasi-publikasi yang ada.

 

 
Bencana Membuka Jendela Cinta
Warta - Opini
Kamis, 22 Juni 2006

reruntuhanBencana, bencana, bencana, dan lagi-lagi bencana. Mungkin, ini bahasa-bahasa alam yang sering kita dengar di abad ke-21 ini. Ada bencana tsunami, gunung meletus, tanah longsor, badai Katrina, pesawat jatuh, tabrakan kereta api, ada juga bom meledak. Semuanya menelan nyawa tidak sedikit. Air mata, kesedihan,duka cita, protes, tidak puas, menyalahkan. Itulah sebagian sahabat-sahabat kehidupan yang kerap datang di belakang bencana.

Tentu mudah dipahami kenapa bencana ditemani kesedihan, duka cita, dan air mata. Sebab, harta hilang, orang-orang tercinta raib, penyakit bergentayangan di sana-sini, masa kini dan masa depan tiba-tiba jadi kelabu. Tentu manusiawi sekali kalau kemudian bencana menciptakan banyak trauma dalam banyak kehidupan.

 

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Sesudahnya > Akhir >>

Hasil 10 - 18 dari 18
spacer
Jajak Pendapat
Jika kampus ingin melayani anda dengan lebih baik lagi, maka apakah yang mendesak untuk diadakan
 
Sistem Operasi apakah yang anda gunakan dalam komputer anda?
 
Most Read
Who's Online
Saat ini terdapat 6 pengunjung online

 
(C) 2010 elcom.umy.ac.id
spacer