|
Sebuah sarcophagus atau peti mati berusia 2.500 tahun yang berhiaskan ilustrasi berwarna dari epik karangan Homer ditemukan di Cyprus sebelah barat. Menurut para arkeolog, sarcophagus dari tanah lempung itu ditemukan minggu lalu oleh beberapa pekerja bangunan di sebuah makam dekat desa Kouklia, wilayah pesisir Paphos. Makam yang mungkin milik seorang pejuang jaman dahulu itu telah kosong karena dijarah.
"Peti mati ini memiliki keunikan terutama dalam hal gaya dekorasinya, bukan dari sudut pandang artistik, tapi karena bahan dan warna yang digunakan," kata Pavlos Flourentzos, direktur departemen barang antik Cyprus. Hanya ada dua peti mati serupa yang pernah ditemukan di Cyprus sebelumnya. Satu disimpan di Museum Seni Metropolitan New York, dan satu lagi di British Museum, London. Namun keduanya memiliki warna yang lebih kusam. Flourentzos mengatakan sarcophagus itu diwarnai merah, hitam, dan biru dengan warna dasar putih. Dibuat pada tahun 500 sebelum Masehi ketika kebudayaan Yunani menyebar ke pulau-pulau Mediterania timur. Adapun benda-benda tanah liat yang ditemukan di dalam makam diharapkan akan mengungkapkan usia pastinya. Para ahli yakin, dekorasi yang dihiaskan di peti melukiskan tokoh pejuang Ulysses yang diambil dari adegan cerita Iliad dan Odyssey karangan Homer - keduanya sangat terkenal di Yunani. Dalam salah satu lukisan, digambarkan Ulysses dan rekan-rekannya melepaskan diri dari gua Cyclops Polyphemos - raksasa bermata satu - dengan bersembunyi di antara kawanan domba. Lukisan lain menunjukkan peperangan antara tentara Yunani dengan tentara Troya dari kisah Iliad. Para arkeolog yakin, gambaran tersebut menunjukkan status orang yang dikuburkan menggunakan peti mati itu. "Mengapa diambil dua potongan kisah karangan Homer, dan mengapa berurusan dengan Ulysses? Mungkin ini untuk menggambarkan karakter pemilik peti mati yang sepertinya seorang pejuang," kata Flourentzos. Lukisan lain menunjukkan sosok yang memapah seseorang yang meninggal atau terluka, dan seekor singa yang berkelahi dengan babi hutan di bawah pohon. Bagian ini mungkin tidak terkait dengan puisi-puisi Homer. Bila dilihat dari tradisi bercerita yang seringkali didasarkan pada peristiwa sejarah yang benar terjadi, maka epik Homer diperkirakan dibuat sekitar tahun 800 sebelum Masehi, namun baru dituliskan abad ke 6 sebelum Masehi. Pemakaman yang ditemukan di sana berisi beberapa pekuburan kuno yang menjadi milik penduduk kota Palaepaphos, sekitar 17,5 kilometer dari Paphos. Pertama kali dihuni sekitar tahun 2800 sebelum Masehi, Palaepaphos adalah lokasi berdirinya kuil Aphrodite - dewi kecantikan yang menurut mitologi lahir di laut Paphos. |