spacer
spacer search

elcom.umy.ac.id
E:LEARNING COMMUNITY

Search
spacer
Bergabunglah dengan komunitas e::learning, di masing-masing fakultas anda.. Ini adalah ajang untuk berbagi ilmu pengetahuan secara maya.. Berkolaborasi dengan rekan, mengirim kritik dan salam, mengirim tugas secara online bahkan janjian.. Laughing
 
header
Main Menu
Home
Warta
Articles
Search
Elearning FAQS
UmyAfiliates
SMUN 1 Teladan
SMUN 1 Imogiri
SMK Muh 2 Yogyakarta
SMAN 6
SMK 1 Pengasih
SMK Muh Semin
SMA Muh Bantul
Muallimin Muh
SMK Muh 1 Wates
SMKN Sewon
SMAN 1 Gamping
SMKN 1 Nglipar
SMA Muh 1 Wonosobo
SMAN 10 Yogyakarta
SMKN 1 Banjarnegara
SMAN 1 Purbalingga
SMAN 2 Purbalingga
SMA Piri Yogyakarta
SMA Muh Gombong
Mualimat Muh
U N A S
Elearning Pages
eLearning FAI
eLearning FE
eLearning FP
eLearning FH
eLearning Fisip
eLearning FT
eLearning FK
eLearning Pasca
eLearning UBL
eLearning PPB
Articles
 
Home arrow Articles arrow Kegiatan Belajar Pasca Gempa

Kegiatan Belajar Pasca Gempa E-mail
Rabu, 21 Juni 2006
nulis-nulisDewi Satriyani—blogger dari Jogja—menulis sebuah essay pendek tentang pengamatannya atas kerusakan fasilitas pendidikan di Bantul. Dewi juga mengajak rekan-rekan untuk turut membantu pemulihan kondisi sekolah dan kegiatan belajar pasca bencana.
Di Bawah Tenda Aku Belajar

Tenda ini mungkin satu-satunya tempat dimana begitu banyak anak-anak tak Tenda Belajar beruntung  yang kehilangan sekolahnya akibat gempa 27 Mei lalu menimba ilmu. Pasca gempa, mereka tak lagi bisa belajar di dalam ruangan kelas nyaman, yang setidaknya beratap dan berlantai, ada kaca, papan tulis, dan alat peraga. Kini, mereka belajar di sekolah darurat bawah tenda dengan papan tulis seadanya.

Jangan berharap bisa berlama-lama belajar di bawah terpal. “Kalau terlalu lama panas, belum lagi tidak ada air, kamar mandipun hancur”, keluhan macam ini hamper setiap saat kutemui manakala mengunjungi beberapa sekolah di daerah Bantul yang kondisinya memang semakin mengenaskan. Sejak gempa berkekuatan 5,9 skala richter yang melanda Jogja,Jateng dan sekitarnya, sebagian besar anak sekolah di Bantul terpaksa harus menuntut ilmu beratap terpal.

Tak sedikit pula, murid, guru dan keluarganya jadi korban amukan alam sabtu pagi kelabu itu. Di tengah keprihatinan mendalam, bukan saja kehilangan harta benda namun juga sanak saudara, guru-guru itu punya nyali besar untuk tidak tenggelam pada nasib menyakitkan yang menimpa mereka. Setidaknya wajah-wajah tulus nan tegar itu, punya harapan, memberikan semangat untuk anak didik mereka, supaya tidak menyerah karena bencana, dan tetap belajar menuntut ilmu, hingga kelak mereka bisa menjadi seseorang yang bisa diandalkan.

Anak-anak itu mungkin tidak pernah menyangka, kejadian selama hampir 1 menit ituGenting rontok sekejap saja meluluhlantahkan banyak mimpi mereka. Buku-buku pelajaran,alat tulis, sepatu,seragam dan berbagai perlengkapan lain yang biasa mereka gunakan dilalap gempa. Kini tak jarang dari mereka menulis dengan sobekan kertas seadanya, membaca bergantian, dan menulis dengan alat seadanya. Tapi mereka punya semangat, untuk tidak diam dan pasrah dengan keadaan. Sebagian besar dari mereka berharap, mereka bisa bangkit lagi untuk meneruskan hidup.

“Toh semua kehendak Yang Maha Kuasa”, untung saja mereka masih sadar, di atas semua kejadian ini mereka masih menyebut dan berpasrah kepada Tuhan. Tak mengutuk maupun mencaci, karena sejatinya manusia adalah tak berarti jika berhadapan dengan kuasa Ilahi yang memang tak pernah tak terprediksi.

If You Care…Do Somethin! Tak perlu membantu dengan kelebihan yang kaupunya, cukup menyumbangkan apa yang bisa kauberikan. Anak-anak ini masih membutuhkan uluran tangan kita.

  • Anggi Alinda

    Kerkaitan dengan nasib pendidikan sekolah ini, saya dan beberapa teman, mencoba berinisiatif untuk menggalang bantuan untuk pengadaan paket-paket alat tulis. Nama program kami pack a smile. Kami non afiliasi. Kami hanya beberapa mahasiswa yang peduli dan khawatir dengan semangat belajar anak-anak itu. Jika tertarik dengan program kami, bisa membuka

    http://pack-a-smile.pindut.com

    Teman-teman bisa ikut berpartisipasi sebagai kontributor, menyumbangkan ide bahkan, untuk ikut mempublikasikan program kami. Ayo kita kembangkan lagi senyum dan semangat belajar mereka. Mereka berhak untuk tersenyum lebar dan belajar seperti kita saat ini…Terimakasih. :)


 
Berikutnya >
spacer
Most Read

 
(C) 2010 elcom.umy.ac.id
spacer